Sejak kecil kita telah diajarkan tentang ketaatan bahkan kalau kita sebagai orang tua selalu mengajarkan anak-anak kita tentang ketaatan. Taat menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia berarti senantiasa tunduk (kepada Tuhan, pemerintah dan sebagainya), sedangkan menaati berarti mematuhi, menurut (perintah, aturan dan sebagainya). Lebih lanjut dijelaskan ketaatan berarti kepatuhan, kesetian, kesalehan. (sumber: https://kbbi.web.id/taat)
Bagi orang Kristen, taat, menaati dan ketaatan merupakan tindakan kehidupan yang mencerminkan kesetian kepada Tuhan sebagai wujud iman Kristen. Markus 14:32-42 memberikan gambaran tentang ketaatan dan ketidaktaatan. Di taman Getsemani Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini sementara Aku berdoa." Permintaan Yesus terhadap murid-murid-Nya begitu sederhana untuk dilakukan, yaitu duduk dan berjaga-jaga sementara Yesus berdoa. Dalam ketaatan Yesus berdoa supaya sekiranya mungkin, saat itu lalu daripanya. Dua hal penting dalam doa Yesus adalah :
Pertama : Yakin pada kuasa Bapa "Ya Abba, ya Bapa tidak ada yang mustahil bagi-Mu"
Kedua : Memasrahkan seluruh kehidupan-Nya kepada Bapa "janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki"
Doa Yesus mencerminkan ketaatanNya untuk melaksanakan perintah Bapa meskipun ia harus melewati sengsara demi keselamatan manusia. Hal ini berbeda dengan yang terjadi dengan murid-murid-Nya yang justru tertidur meskipun sebelumnya telah diingatkan untuk duduk dan berjaga-jaga. sehingga Yesus mengingatkan mereka: "berjaga-jagalah dan berdoalah supaya kamu jangan jatuh kedalam pencobaan.
Hal yang sama juga sering dialami oleh orang Kristen masa kini, dimana kita sering tidak taat bahkan pada hal-hal kecil. Kita seringkali abai atau bahkan sengaja mengabaikan perintah Tuhan hanya untuk kesenangan duniawi. Godaan dunia sering membuat kita tidak taat sehingga membuat iman kita "tertidur" sebab "mata iman kita sudah berat" oleh berbagai keinginan duniawi. Firman Tuhan mengingatkan kita "bangunlah, marilah kita pergi" sebagai ajakan bagi kita untuk taat pada kehendak Allah Bapa dengan melakukan kehendak Firman Tuhan agar kita tetap terjaga dan kuat dalam menghadapi dinamika kehidupan yang penuh dengan tantangan dan pergumulan. Yesus telah mengajarkan kita tentang hidup taat melalui doa-Nya, yaitu yakin pada kuasa Allah dan memasrahkan seluruh kehidupan kepada Allah bahkan dalam pergumulan sekalipun.
Taat, menaati dan ketaatan menjadi kunci penting bagi kita untuk setia melakukan kehendak Allah. Amin










